Sabtu, 03 Mei 2014

TEKS ANEKDOT

A.   PENGERTIAN ANEKDOT

Anekdot adalah cerita singkat yang menarik karna lucu dan mengesankan . biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya .

B.   CIRI UMUM ANEKDOT

1.      Lucu
2.      Sindiran
3.      Kritik
4.      Mengenai orang penting
5.      Mempunyai tujuan tertentu
6.      Untuk menghibur

C.   CIRI BAHASA LISAN ANEKDOT

1.      Langsung
2.      Tidak teratur dengan ejaan tetapi terikat situasi pembicaraan
3.      Tidak epektif
4.      Kalimatnya pendek pendek
5.      Kalimatnya sering terputus tidak lengkap
6.      Lagu kalimat situasional

D.   CIRI BAHASA TULIS ANEKDOT

1.      Menggunakan kata konjungsi
2.      Menggunakan majas
3.      Memiliki pertanyaan retorik
4.      Menggunakan kata seru
5.      Menggunakan kalimat perintah

E.    STRUKTUR ANEKDOT

1.      Abstrak adalah bagian dari awalan paragraph yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks biasa nya bagian ini menunjukan hal unik yang akan  ada di dalam teks.
2.      Orientasi adalah bagian yang menunjukan awal kejadian cerita / latar belakang bagaimana peristiwa terjadi , biasanya penulis bercerita dengan detail di bagian ini.
3.      Krisis adalah bagian dimana terjadi hal / masalah yang unik atau tidak biasa terjadi pada si penulis atau orang yang di ceritakan
4.      Reaksi adalah bagaimana cara penulis menyelsaikan masalah yang timbul dibagian krisis tadi.
5.   Koda adalah bagian akhir dari cerita unik tersebut bisa juga dengan memberi kesimpulan tentang kejadian yang dialami penulis atau orang yang di ceritakan


F.   CONTOH TEKS ANEKDOT

Ketidak sadaran polantas

Pada suatu hari, di jalan raya ada seorang polantas yang sedang bertugas, entah ia sedang sadar atau tidak, tiba tiba ada seseorang yang sedang jalan jalan menggunakan sepeda. Saat ia lewat di depan polantas itu, tiba tiba si pengguna sepeda diberhentikan oleh polantas.
            Lalu, polantas berkata “mengapa anda tidak memakai helm?mana SIM dan STNK ?” kemudian pengguna sepeda menjawab “maaf pak, saya menggunaan sepeda”

            Polentas itu bengong dan pengguna sepeda itu pergi mengayuh sepedanya lagi.